Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Showing posts with label Politik. Show all posts
Showing posts with label Politik. Show all posts

Mar 28, 2011

United States President Barack Obama's White House Entrance Difficulty

United States President Barack Obama might be the most powerful man on earth. But he "did not" rule in her own home.

In a video broadcast on CNN.com, Thursday, March 24, 2011, Obama's difficulties into his office at the White House, Washington. The video shows Obama was trying to open the two doors on the terrace of the west wing of the White House, but the door was locked.


The video showed images since Obama has just arrived at the White House after a visit to Latin America. With the U.S. presidential helicopter Obama down while holding Sasha, her youngest daughter.

Not for a while, Obama was already walking alone on the terrace of the west wing of the White House, Obama walked casually whistling. Obama then tried to open one door. Oh, it was locked.

Obama then walked toward the next door. Damn, again would he open the door locked. Obama was way up at the door at the end. Finally the last door could be opened.

Site politico.com writes, Obama could not go because the staff may have given the White House know that the most powerful man had gone home. Event President of the United States was "locked" is not the first time, in 2005, George W. Bush also suffered a similar fate.

Mar 22, 2011

Kejadian memalukan.. Bupati Pidato, Camat Tonton Video Porno

Tingkah para pejabat kini semakin aneh saja. Mereka seolah tak sadar ada etika dan kepatutan yang mesti dijaga. Seperti terjadi di Kabupaten Malang, saat bupati berpidato, dua camat malah asyik menonton video porno. Terlalu!

Peristiwa yang terjadi di sela-sela sidang paripurna pembahasan empat rancangan peraturan daerah (raperda) di Gedung DPRD Kabupaten Malang, Senin (14/3/2011), itu tidak sengaja terekam kamera wartawan yang meliput dari balkon. Namun, kasus itu baru terungkap pada Jumat (18/3/2011).




Entah, mungkin terlalu jenuh karena lama mendengarkan pidato pandangan Bupati Rendra Kresna dan fraksi-fraksi, di sela-sela acara serius itu, dua camat dan seorang pejabat setempat mencari hiburan dengan menonton film porno.

Awalnya, salah satu oknum camat yang baru dilantik pada 7 Januari 2011 lalu itu tiba-tiba mengeluarkan sebuah BlackBerry (BB) dari saku celananya. Entah siapa pemilik BB tersebut, tak berapa lama, ia kemudian memutar sebuah file film porno.

Dasar mungkin karena punya pikiran yang sama, camat yang berada di sebelahnya rupanya tak mau ketinggalan. Ia kemudian memindahkan pandangannya dari sudut depan, tempat Bupati Rendra berpidato, ke arah film tersebut. Begitu juga pejabat sebelahnya. Dengan demikian, kompaklah ketiganya menikmati film tersebut.

Deretan tempat duduk para pejabat negara itu kebetulan memang hanya diisi oleh empat orang sehingga tak sampai menimbulkan kegaduhan.

Ketiganya terlihat asyik menonton, meski sekilas seperti memerhatikan pembahasan raperda.

Seorang pejabat di sebelah camat pemilik BB itu sempat mengingatkan dengan cara menepuk tangannya agar tidak menunjukkan video itu. Dia juga tampak berusaha meminta agar film di BB itu segera dimatikan. Apalagi di belakang tempat duduk mereka juga ada pimpinan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) lainnya yang serius mendengarkan raperda.

Namun, camat tersebut terlihat masih asyik. Maklum, cara menonton film itu memang tidak mencolok. Sang camat memperlihatkannya di bawah meja. Namun, karena layar ponsel itu lebar, maka gambarnya juga sangat jelas. Oleh karenanya, tiga pejabat di satu deret tempat duduk itu bisa nonton bareng.

Mungkin karena sudah selesai, camat pemegang ponsel yang diduga berasal dari Malang di bagian timur ini tak lama kemudian mematikan film. Ia keluar dari ruangan menuju kamar kecil dan tidak kembali lagi.

Bupati Malang Rendra Kresna pun sangat menyesalkan kejadian itu. "Seharusnya pembahasan raperda disimak karena itu juga penting bagi mereka. Saya tidak memungkiri kalau ada individu yang pasti memiliki koleksi film seperti itu di ponselnya. Namun, kalau memutar film itu dalam sidang paripurna, ya salah tempat," kata Rendra Kresna menjawab Surya, Jumat malam.

Ia menyatakan, kesalahan ada pada masalah etika. Tidak seharusnya pejabat publik melakukan hal itu di gedung wakil rakyat, saat membahas masalah serius.

Rendra mengatakan, empat hal yang dibahas saat itu merupakan bagian dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Malang yang harus diketahui para pejabat yang hadir dalam sidang itu.

Dari rekaman gambar yang diperoleh wartawan, tidak bisa dipastikan apakah Rendra sudah pasti mengetahui sosok yang dimaksud. Namun, dia memastikan akan memberikan sanksi kepada ketiga pejabat yang menonton film biru di ruang sidang. "Nanti biar ditangani oleh Inspektorat Kabupaten Malang," katanya.

Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Malang Purnomo Anwar berpendapat, sidang paripurna yang dimulai pukul 10.00 hingga 14.00 itu merupakan forum resmi yang harus disimak secara serius. Apalagi saat itu semua pejabat hadir, seperti bupati, wakil bupati, sekda dan para asistennya, pimpinan SKPD, serta semua camat dan pimpinan DPRD. Ini menunjukkan pentingnya acara itu.

"Memang kadang-kadang kalau kelamaan acaranya, timbul rasa mengantuk dan bosan. Itu manusiawi sekali. Tapi kalau sampai memutar film seperti itu di ruang sidang ya enggak etis," cetus politisi dari Partai Golkar ini.

Pengamat sosial dari Universitas Negeri Malang (UM), Marthein Pali, menilai, perilaku yang dilakukan camat dan pejabat tersebut merupakan hal tak terpuji. Apalagi mereka adalah pejabat negara. "Sebenarnya, ini masih dalam taraf kewajaran. Hanya, mengapa mereka melakukannya tidak pada tempatnya, yakni sewaktu mengikuti sidang paripurna DPRD Kabupaten Malang," katanya.

Dia mengatakan, menonton film porno dalam situasi seperti sekarang bukan barang yang aneh lagi. "Yang salah, dia tidak bisa menempatkan dirinya, itu saja," kata pria yang juga menjabat sebagai Direktur Pascasarjana UM ini.

Menurutnya, menonton video porno lewat ponsel saat sidang menunjukkan sang pejabat tidak memiliki komitmen terhadap profesinya. "Sebab, dia kan sedang berada dalam ruang sidang yang di sana juga dihadiri Bapak Bupati. Apalagi ini sidang untuk kepentingan rakyat," katanya.

Meski demikian, apa yang dilakukan oleh pelaku dengan menonton video porno tidak pada tempatnya ini, di mata Martheil, juga imbas dari makin modernnya teknologi. Jika ponsel dengan fasilitas video tidak pernah ada, barangkali perilaku menonton video di tempat sidang dan tempat lainnya tidak bakalan terjadi.

Apa yang terjadi di Malang boleh jadi memang manusiawi. Juli lalu, hal serupa juga terjadi di Lampung. Saat Bupati Way Kanan Tamanuri membacakan laporan keterangan pertanggungjawaban akhir masa jabatan, enam oknum camat asyik menonton video porno yang diperankan artis Indonesia.

Meski demikian, tentu saja ini harus menjadi pelajaran bersama bahwa tak sepatutnya pejabat pemerintah mengumbar kebiasaan yang kurang patut di sembarang tempat

May 19, 2010

PIC Kerusuhan Di Thailand...Menakutkan !!!

Jangan sampai kerusuhan kayak gini terjadi di negara kita...


Tentara saling berhadap2an dengan kumpulan demonstran di jalan raya kota Bangkok.


Demonstran merebut truk tentara dan memukuli tentara yg tersisa di atas truk.


Tentara berusaha membubarkan demonstran dengan peluru karet.


Demonstran membalas dengan "peluncur roket" hasil modifikasi sendiri.


Menembak sambil naik motor..


Tembakan roket lagi oleh para demonstran.


Tentara waspada terhadap roket dan sniper...tegang bo !


Seorang ibu2 yg juga demonstran meluahkan sumpah serapahnya kepada tentara...


Seorang ibu2 pedagang melindungi kepalanya dengan kursi plastik ketika saling lempar dan saling tembak berkecamuk...


Ban truk tentara digembosi, kacanya dihancurkan...


Seorang turis bule yg terperangkap kerusuhan sempat2nya mengeluarkan kamera...


Ban pun turut dibakar...


Demonstran siap melemparkan bom molotov.


Seorang demonstran melepaskan baju dan celananya, untuk membuktikan bahwa dia tak bersenjata.


Sejumlah demonstran ditangkap.


Penyeberang jembatan ketakutan begitu mendengar bunyi tembakan menggema kembali....

kapanlagi.com

May 13, 2010

Kabinet Inggris Adalah Seorang Muslim

Muslimah pertama Inggris masuk dalam jajaran kabinet yang diumumkan, Kamis (13/5/2010). Bagi wanita bernama Sayeeda Baroness Warsi ini, menjadi bagian dari pemerintahan adalah suatu kehormatan.

http://brianakira.files.wordpress.com/2009/02/lord-nazir-ahmed-and-baroness-sayeeda-warsi.jpg

"Ini merupakan suatu kehormatan bagi saya," kata wanita keturunan Pakistan berusia 39 tahun asal Pakistan, seperti dilansir AFP, Kamis (13/5/2010).

Warsi tampil dalam rapat kabinet yang dipimpin oleh Perdana Menteri Inggris, David Cameron. Cameron sendiri baru ditunjuk sebagai Perdana Menteri oleh Ratu Elizabeth II dua hari lalu.

"Sebagai orang yang lahir dari keluarga imigran pekerja pabrik di kota pabrik di Yorkshire, jabatan ini adalah istimewa bagi saya. INi juga penting bagi sejarah Inggris" katanya kepada BBC.

Warsi dipercayai Cameron untuk memimpin Partai Konservatif Partai Konservatif dan memegang kursi menteri tanpa portofolio.

forumkami.com

May 10, 2010

Gaji Sri Mulyani di Bank Dunia Rp 3 Miliar

Bila tidak ada rintangan, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mulai 1 Juni mendatang hijrah ke Washington DC, Amerika Serikat (AS), dengan posisi baru: Direktur Pelaksana Bank Dunia. Untuk posisi itu, Sri Mulyani bisa jadi menerima gaji tahunan lebih dari US$347.000 (atau sekitar lebih dari Rp 3 miliar) atau sekitar Rp 250 juta per bulan. Itu belum termasuk tunjangan pensiun dan tunjangan-tunjangan lain.

Demikian menurut perhitungan VIVAnews berdasarkan struktur gaji para pejabat tinggi Bank Dunia, yang dimuat dalam laman resmi World Bank. Presiden Bank Dunia, Robert Zoellick, Selasa 4 Mei 2010, mengungkapkan bahwa Sri Mulyani akan menggantikan Juan Jose Daboub untuk menduduki salah satu dari tiga kursi direktur pelaksana.

Menurut laporan tahunan Bank Dunia 2009, gaji bersih yang diterima oleh dua direktur pelaksana sebesar US$347.050 (sekitar Rp 3,14 miliar) per tahun. Gaji itu sedikit lebih kecil dari direktur pelaksana lainnya yang lebih senior, yaitu sebesar US$351,740

Itu belum termasuk tunjangan pensiun sebesar US$52.752 dan tunjangan lain-lain sebesar US$76.698. Gaji dan tunjangan yang diterima para petinggi Bank Dunia bisa saja diperbarui tergantung situasi dan performa kinerja yang bersangkutan.

yahoo.com

Oleh Zoellick, Sri Mulyani dipandang sebagai pejabat yang menunjukkan prestasi yang luar biasa. "Dia telah menjadi Menteri Keuangan yang luar biasa dengan pengetahuannya yang mendalam atas isu-isu pembangunan dan peran Grup Bank Dunia," kata Zoellick.

"Sebagai anggota Tim Senior, dia akan memainkan peran penting dalam membawa Bank Dunia," lanjut Zoellick. Apakah ini berarti gaji yang bakal diterima Sri Mulyani lebih besar dari pendahulunya, kita tunggu saja.

May 6, 2010

Inilah Calon Pengganti Sri Mulyani

Setelah Sri Mulyani menyatakan mundur dari jabatannya per 1 Juni 2010, kini muncul banyak nama yang dijagokan untuk mengisi posisi menteri keuangan. Mereka punya berbagai kelebihan dan kekurangan. Mereka juga memiliki latar belakang yang berbeda-beda.


Sejumlah ekonom, misalnya, menjagokan Darmin Nasution adalah sosok yang paling diterima pasar untuk menggantikan Sri Mulyani Indrawati sebagai Menteri Keuangan.

Menurut ekonom Universitas Gadjah Mada, A. Tony Prasetiantono, Darmin sangat masuk akal menjadi Menteri Keuangan karena sudah terbukti andal ketika menjabat Direktur Jenderal Pajak.

"Darmin lebih cocok menjadi Menteri Keuangan daripada menjadi Gubernur Bank Indonesia,” kata Tony kepada Tempo di Jakarta kemarin.

Kubu Partai Golkar misalnya punya calon lain. Politikus Bambang Soesatyo yang dikenal dekat dengan pengusaha Aburizal Bakrie pernah mengusulkan nama Anggito Abimanyu. "Dia kan wakil menteri. Jadi pengalamalannya cukup," katanya beberapa waktu lalu. Semasa menjabat Aburizal memang dikenal berseberangan dengan Sri Mulyani dalam beberapa soal kebijakan, termasuk soal penunggakan pajak perusahaan Bakrie.

Terlepas kontroversi itu, inilah beberapa kandidat yang dijagokan:

1. DARMIN NASUTION


Lahir: Tapanuli, Sumatera Utara, 21 Desember 1948
Pendidikan:
1. Sarjana Ekonomi Universitas Indonesia (1976)
2. Doktor dari Universitas Paris, Sorbonne, Prancis (1985)

Karier:
2000 - Direktur Jenderal Lembaga Keuangan Departemen Keuangan
2005 - Kepala Badan Pengawas Pasar Modal
2006 - Direktur Jenderal Pajak
2009 - Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia
2010 - Pjs Gubernur Bank Indonesia


2. ANGGITO ABIMANYU


Lahir: Bogor, 19 Februari 1963

Pendidikan :
- Jurusan Ekonomi Pertanian UGM (S1)
- Pembangunan Internasional, Universitas Pennsylvania, AS (S-2)
- Ekonomi Lingkungan, Universitas di Pennsylvania, AS (S-3)

Karier:
1999 - Staf Ahli Menteri Keuangan
1999-2000 - Komisaris Independen Bank Internasional Indonesia
2003 - Komisaris Independen Lippobank
2004-2008 - Komisaris Telkom
2006-sekarang - Kepala Badan Kebijakan Fiskal

3. AGUS MARTOWARDOJO


Lahir: Amsterdam, 24 Januari 1956

Pendidikan:
- Sarjana Ekonomi Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (1984)
- Banking and Management Courses di State University of New York, Buffalo, dan Stanford University, Palo Alto, AS
- Institute of Banking and Finance, Singapura

Karier:
1984 - Bank of America NT & SA sebagai Officer Development Program dan International Loan Officer
1986-1994 - PT Bank Niaga Tbk sebagai Vice President, Corporate Banking Group di Jakarta dan Surabaya
1995-1998 - Direktur Utama di Bank Bumiputera
2002-2005 - Direktur Utama Bank Permata
2005-sekarang Direktur Utama Bank Mandiri

4. AHMAD FUAD RAHMANY


Pendidikan:
- Sarjana Ekonomi Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (1981)
- Master of Art dari Duke University, Durham, North Carolina, AS (1987)
- Doktor di bidang ilmu ekonomi dari Department of Economics, Vanderbilt University, Tennessee, AS (1997)

Karier:
- Deputy for Budgeting and Accountancy pada Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi NAD-Nias
- Direktur Pengelolaan Surat Utang Negara dan Kepala Pusat Manajemen Obligasi Negara
- Kepala Badan Pengawas Pasar Modal (saat ini)

kapanlagi.com

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More