Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Showing posts with label timnas Indonesia. Show all posts
Showing posts with label timnas Indonesia. Show all posts

Mar 28, 2011

Akhirnya Pemerintah 'Bekukan' Kepengurusan PSSI pimpinan nurdin halid

Pembekuan' ini berdasarkan laporan dari KONI/KOI dan peraturan yang terdapat di UU SKN. Pemerintah melalui menteri negara pemuda dan olahraga [Menegpora] Andi

Mallarangeng telah menyatakan pembekuan kepengurusan PSSI pimpinan Nurdin Halid. Dalam keterangannya, Menegpora mengatakan, keputusan itu diambil setelah menerima laporan dan berkonsultasi dengan Ketua Umum KONI/KOI Rita Subowo yang mengawasi pelaksanaan kongres PSSI.

Berdasarkan laporan itu serta laporan dari berbagai media yang meliput jalannya kongres, Menegpora menilai kegagalan komite eksekutif [Exco] PSSI dalam menggelar kongres pemilihan komite pemilihan dan komite banding. “Pemerintah bersama KONI/KOI beranggapan bahwa pengurus PSSI telah meninggalkan tugas dan tanggungjawabnya dalam menyelenggarakan kongres tanggal 26 Maret 2011 di Pekanbaru,” ujar Menegpora.

Beberapa aturan dalam Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2005 mengenai Sistem Keolahragaan Nasional [SKN] serta peraturan pemerintah diterapkan dalam pembekuan kepengurusan PSSI ini. Dalam Pasal 13 SKN disebutkan, Pemerintah mempunyai kewenangan untuk mengatur, membina, mengembangkan, melaksanakan, dan mengawasi penyelenggaraan keolahragaan secara nasional.

Sedangkan Pasal 16 SKN menyebutkan, ketentuan lebih lanjut mengenai tugas, wewenang, dan tanggung jawab Pemerintah dan pemerintah daerah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 12 sampai dengan Pasal 15 diatur dengan Peraturan Pemerintah.

Pasal 87 SKN menyatakan, pemerintah, pemerintah daerah, dan masyarakat melakukan pengawasan atas penyelenggaraan keolahragaan. Pengawasan dilakukan dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas. Ketentuan lebih lanjut mengenai tata cara pengawasan diatur dengan Peraturan Pemerintah.

Berdasarkan pasal 118 Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 2007 tentang Penyelenggaraan Keolahragaan, pengawasan dimaksud meliputi pengendalian internal dilakukan dengan cara memantau, mengevaluasi, dan menilai unsur kebijakan, prosedur, pengorganisasian, personil, perencanaan, penganggaran, pelaporan, dan supervisi dari penyelenggara kegiatan keolahragaan.

Dalam Pasal 90 Standar Pengelolaan Organisasi Olahraga wajib memiliki persyaratan: ...(d) Struktur dan personalia yang kompeten...

Demikian dalam Pasal 121, dalam rangka efektivitas pengawasan, menteri, gubernur, dan bupati/walikota dapat mengenakan sanksi administratif kepada setiap orang atau organisasi olahraga yang melakukan pelanggaran administratif dalam pelaksanaan penyelenggaraan keolahragaan, sesuai dengan ketentuan peraturan Perundang-undangan. Pengenaan sanksi administratif pada tiap pelanggaran administratif dalam pelaksanaan penyelenggaraan keolahragaan tingkat nasional dilaksanakan oleh menteri.

Dalam Pasal 122, bentuk sanksi administratif dimaksud meliputi peringatan; teguran tertulis; pembekuan izin sementara; pencabutan izin; pencabutan keputusan atas pengangkatan atau penunjukan, atau pemberhentian; pengurangan, penundaan, atau penghentian penyaluran dana bantuan; dan/atau kegiatan keolahragaan yang bersangkutan tidak diakui.

“Berdasarkan fakta-fakta dan pertimbangan itu, pemerintah bersama KONI/KOI berpendapat menunggu sikap FIFA atas keputusan kongres PSSI tanggal 26 Maret di Pekanbaru yang diikuti 78 anggota PSSI pemilik hak suara,” kata Menegpora.

“Jika Keputusan Kongres tersebut disikapi secara positif FIFA, maka pemerintah bersama KONI/KOI mendukung segera dilaksanakannya kongres PSSI untuk memilih ketua umum, wakil ketua umum, dan anggota Exco periode 2011-2015 sesuai jadwal yang telah ditetapkan FIFA sebelum tanggal 30 April.”

“Apabila FIFA bersikap lain, maka pemerintah bersama KONI/KOI mendukung segera diselenggarakannya kongres PSSI untuk memilih komite pemilihan dan komite banding yang baru, dan selanjutnya melaksanakan kongres pemilihan ketua umum, wakil ketua umum, dan anggota executive committee PSSI periode 2011-2015.”

Ditambahkan, apabila FIFA bersikap lain, maka pemerintah bersama KONI/KOI beranggapan Pengurus PSSI dibawah pimpinan ketua umum saudara Nurdin Halid dan sekretaris jenderal saudara Nugraha Besoes tidak kompeten untuk memimpin organisasi PSSI, dan karenanya tidak kompeten untuk menyelenggarakan Kongres PSSI.

“Untuk mencegah hal-hal yang bisa menyebabkan terulangnya kegagalan kongres PSSI karena ketidakkompetenan pengurus PSSI, terutama ketidaktertiban di dalam penentuan hak suara, distribusi undangan, penentuan peraturan pemilihan, agenda kongres, serta ketidak-bertanggungjawaban dalam penyelenggaraan kongres, maka dengan ini pemerintah menyatakan tidak mengakui lagi Pengurus PSSI di bawah pimpinan ketua umum saudara Nurdin Halid dan sekretaris jenderal saudara Nugraha Besoes, serta seluruh kegiatan keolahragaan yang diselenggarakan kepengurusan PSSI tersebut,” tutur Menegpora.

Nurdin halid Minta Menpora Andi malaranggeng segera Dicopot

Menpora Andi Mallarangeng merasa sudah menjalankan tugas sebagaimana mestinya untuk mengambil tindakan pada PSSI. Ia tertawa saja mendengar Nurdin Halid meminta presiden mencopot dirinya.


"Saya tidak lihat langsung pernyataan Nurdin di televisi tadi. Tapi saya langsung diberitahu staf, dan saya sih tertawa saja. Hahaha.... " tukas Andi kepada detiksport via sambungan telepon, Senin (28/3/2011).

Seperti diberitakan sebelumnya, setelah Menpora menyatakan tidak lagi mempercayai PSSI di bawah kepimpinan Nurdin (dan Nugraha Besoes), Nurdin di depan wartawan di kantor PT. Liga Indonesia, dan disiarkan langsung oleh televisi, menganggap Andi tidak cakap menjadi menteri, dan oleh sebab itu meminta Presiden SBY mencopotnya.

"Saya ini menjalankan tugas insyaallah dengan sebaik-baiknya. Saya sudah berkonsultasi dengan KONI/KOI sebagai induk olahraga di Indonesia. Sudah semestinya saya bekerja sesuai aspirasi masyarakat dan amanah yang diberikan kepada saya," sambung pria berkumis itu.

"Soal jabatan, itu tergantung pada yang menugaskan saya (presiden). Yang penting saya sudah menjalankan apa yang menjadi tugas saya."

Mar 27, 2011

Gagal Mempertahankan Keunggulan di tahan imbang tamunya persipura

Persib Bandung gagal mempertahankan keunggulannya dan hanya imbang dengan tamunya Persipura Jayapura dalam lanjutan pertandingan Liga Super Indonesia (LSI) 2010/2011 di Stadion Si Jalak Harupat Bandung, Minggu 27 Maret 2011.




Sebenarnya, Tim Maung Bandung sudah unggul 2-0 di babak pertama lewat gol sundulan Airlangga di menit 7 dan Abanda Herman di menit 42. Namun Persipura mampu membalasnya lewat pemain tengah Zah Rahan di menit 75 dan Titus Bonai di menit 89.

Dengan hasil ini, Persib tertahan di posisi 8 klasemen sementara dengan nilai 23 hasil dari 19 pertandingan. Sementara itu, Persipura kokoh di puncak klasemen dengan mengantongi nilai 40 dari 18 pertandingan.

Bobotoh persib Viking Optimistis Persib Tundukkan Persipura

Suporter fanatik Persib Bandung yang biasa disebut Viking yakin tim kebanggaannya bisa menundukkan Persipura Jayapura 2-1 dalam lanjutan Liga Super Indonesia di Stadion Jalak Harupat, Minggu (27/3/2011) malam. "Ya, optmistis saja meskipun Persipura di puncak klasemen. Apalagi, Persib tampil di kandang sendiri," kata salah satu anggota Viking Pangelangan, Deni Supriyatna, saat ditemui Kompas.com di area stadion.



Yang membuat Deni yakin klub idolanya bisa memetik poin sempurna karena permainan tim besutan Daniel Roekito mulai membaik saat membantai Persiwa Wamena 5-2 pada pertandingan terakhir. "Lawan Persiwa lebih membaik permainannya. Beda saat Persib dikalahin Persija. Kalau melihat permainan seperti kemarin Insya Allah, kita bisa menang. Ya paling menang tipis 2-1," tukas Deni yang mengaku sudah tiba di stadion sejak pukul dua siang tadi.

Meski begitu, Deni berharap Persib tetap waspada pada pertandingan nanti. Pasalnya, Persipura memiliki pemain-pemain berbahaya seperti Boaz Solossa yang kini menjadi top skor sementara. "Persib harus mampu mematikan pegerakkan dia," ujar Deni.

Sementara itu, berdasarkan pemantauan Kompas.com, para pendukung berduyun-duyun menuju stadion. Mereka datang dengan mengenakan seragam, topi, dan syal Persib.

kompas

Blatter pun tidak suka sama pemimpin yang terlibat kasus hukum seperti Nurdin halid

Presiden FIFA Joseph "Sepp" Blatter dinilai tidak menginginkan Nurdin Halid kembali menjabat sebagai ketua umum PSSI. Hal tersebut mungkin berkaitan hubungan Nurdin Halid dengan Presiden Sepak Bola Asia (AFC) Mohamed Bin Hammam, lawan Blatter dalam pemilihan Presiden FIFA pada Juni mendatang.



Seperti yang diketahui, Blatter memang berulang kali menekankan bahwa seseorang yang pernah terlibat kriminal tidak boleh dicalonkan menjadi ketua umum. Meskipun begitu, Nurdin beberapa kali membantah pernyataan FIFA. Sejumlah kalangan menduga, Nurdin masih ngotot bertahan dengan melakukan segala cara, termasuk dalam mengubah komposisi pemilik suara di kongres pembentukan Komite Pemilihan dan Komite Banding di Pekanbaru, Riau, Sabtu (26/3/2011).

"Blatter tidak menginginkan Nurdin lagi bertahan karena dia tidak akan mendapatkan suara dari Indonesia. Soalnya, Nurdin antek-antek Hammam. Itu latar belakang Nurdin ngotot maju," kata pengamat sepak bola, Edi Ellison, saat dihubungi Kompas.com, Minggu (27/3/2011) siang.

Atas dasar itu, Edi yakin, Indonesia tidak akan mendapatkan sanksi dari FIFA setelah PSSI memilih membatalkan kongres pembentukan Komite Pemilihan dan Komite Banding di Pekanbaru, Riau, Sabtu (26/3/2011). "Kenapa kita harus takut kepada pembekuan? Toh, itu jadi memoratorium kita untuk membenahi sepak bola. Saya yakin, kita tidak akan lama jika dibekukan karena Juni ada pemilihan presiden FIFA. Namun, saya tidak yakin dibekukan karena Blatter butuh suara dari Indonesia," papar Edi.

Menurut Sekjen PSSI Nugraha Besoes, keputusan membatalkan kongres merupakan hasil kesepakatan perwakilan FIFA, utusan AFC, Ketua Umum PSSI Nurdin Halid, Wakil Ketua Umum PSSI Nirwan Dermawan Bakrie, dan anggota Komite Eksekutif PSSI. Perwakilan FIFA dan AFC, kata Nugraha, menilai situasi sudah membahayakan.

Nurdin Cs Pulang, Siapkan Kongres Baru dasar si nurdin nggak tau malu

Pengurus PSSI termasuk Ketua Umum PSSI Nurdin Halid kabur meninggalkan Hotel Premiere, Pekanbaru, Riau. Mereka dikabarkan kabur ke Jakarta pada Sabtu (26/3/2011) malam dengan menggunakan pesawat pribadi. Mereka berencana menyiapkan kongres sendiri di Malang, Jayapura, atau Aceh.



Nurdin Halid cs kabur setelah menyatakan kongres PSSI batal. Sekjen PSSI Nugraha Besoes mengatakan, setelah melakukan perundingan dengan Komite Eksekutif PSSI dan perwakilan FIFA serta AFC, kongres dibatalkan.

Rapat pembatalan juga dihadiri Nurdin Halid selaku Ketua Umum PSSI. Dari informasi yang diperoleh, kubu Nurdin Halid akan menggelar kongres dalam waktu dekat. Pilihan tempat yakni Malang, Jayapura, atau Aceh.

Menurut Tribunnews.com, tak satu pun pengurus PSSI yang kini bertahan di Hotel Premiere. Nurdin, Nugraha Besoes, dan Nirwan Bakrie tak terlihat.

Namun, saat ini kubu prorevolusi yang menguasai arena kongres terus melangsungkan kongres tersebut. Alasannya, mereka telah mencapai quorum, yakni 2/3 suara dari pemilik hak suara

Inilah Hasil Kongres PSSI di pekan baru riau

Meski PSSI telah membatalkan kongres mereka, sebagian pemilik sah suara tetap melanjutkan kongres. Mereka juga berhasil membentuk Komite Pemilihan dan Komite Banding.


Seperti diberitakan sebelumnya, PSSI membatalkan kongres karena situasi yang tidak lagi kondusif. Menurut Sekretaris Jenderal PSSI Nugraha Besoes, keputusan pembatalan kongres diambil dalam rapat di ruang VIP bandara oleh Komite Eksekutif PSSI, perwakilan AFC, dan FIFA.

Sebagian pemilik suara sendiri tetap melanjutkan kongres dengan sesudah insiden dan semuanya berjalan lancar. Mereka juga melakukan sistem voting untuk memilih Komite Pemilihan dan Komite Banding. Nantinya, tugas Komite Pemilihan adalah melakukan verifikasi terhadap bakal calon ketua umum. Sementara Komite Banding bertugas melayani pengajuan banding dari para bakal calon ketua umum.

Susunan Komite Pemilihan:
1. Hartbiansyah (ketua)
2. Wisnu Wardana (wakil)
3. Hadiyandra (sekretaris)
4. Dirk Soplanit
5. M Yasin
6. Erical Anwar
7. Usman Pakaubun

Susunan Komite Banding :
1. Ahmad Riyadh (ketua)
2. Umuh Muchtar (wakil)
3. Rio Dinamore

Cadangan:
1. Abdulal Pala
2. Dr Muhdar

Mar 24, 2011

Persib tampil perkasa Taklukan Persiwa 5-2

Persib Bandung memperlihatkan taringnya setelah menang telak atas Persiwa Wamena di Stadion Si Jalak Harupat dengan skor 5-2, Kamis (24/3/2011) malam.
Gelandang Persib Miljan Radovic tampil maksimal. Setidaknya tiga gol disumbangkan untuk Persib dari pemain asal Montenegro ini.

Gol pertama Persib dicetak Miljan Radovic pada menit ke-8. Sepakan bola mati di samping kanan gawang Persiwa yang dikawal Galih Firmasnyah, tak bisa ditahan.

Sesaat kemudian, bola kembali berkemelut di depan gawang Persiwa. Namun, para pemain belakang berhasil menggiring ke depan. Sebelumnya, gawang Persib hampir kemasukan. Untung, bola masih membentur mistar gawang.

Penyerang Persib Airlangga Sutjipto menambah kolesi gol Persib pada menit 37.

Langkahnya berhasil melewati sejumlah pemarin Persiwa yang mencoba menjegalnya. Sontekan dari arah kanan gawang Persiwa tak dapat dihalau Firli Apriansyah dan penjaga gawang Galih Firmansyah. Persib unggul sementara pada babak pertama dengan skor 2-0.

Persiwa Wamena berhasil mengejar ketertinggalannya melalui sontekan kaki Ferdinand Alfred Sinaga pada menit 62 dan Habel Satya pada menit 69.

Hilton Moreira berhasil memupuk semangat penggawa Persib dengan mencetak gol balasan setelah Persiwa Wamena mampu menyamakan kedudukan. Gol Hiltom pada menit 70, mejadika Persib kembali unnggul.

Hanya beserlang dua menit setelah Hilton melakukan selebrasi, Miljan Radovic menambah gol Persib. Persib unggul sementara pada babak kedua dengan skor 4-2.

Miljan Radovic menambah lagi dua gol bagi Persib dimenit-menit akhir, hingga kedudukan 5-2 untuk Maung bandung sampai peluit wasit yang menandakan babak kedua usai.

Dec 23, 2010

10 Stadion Sepakbola Terbaik dan Termegah di Dunia

langsung aja nich gan monggo cekidot...
10. Estadio Azteca, Mexico City, Mexico
Stadion ini menjadi saksi sejarah Piala Dunia tahun 1970 dan 1986. Di lapangan sepakbola ini, Pele pernah menunjukkan kepiawaiannya mengocok bola dan mengecoh lawan. Pele berhasil membawa Brazil menjadi juara Piala Dunia 1970, dengan mengalahkan Italia 4-1. Tahun 1986, Diego Maradona menampilkan salah satu permainan terbaiknya. Saat itu, Argentina berhasil melibas Jerman.


Spoiler for Estadio Azteca:


9. Nou Camp, Barcelona, Spanyol

Lapangan ini berdiri pada 1957 dengan menghabiskan dana AS$3 juta. Nou Camp adalah lapangan sepakbola terbesar di Eropa, dengan kapasitas 120.000 penonton dan menjadi tuan rumah penyelenggaraan Piala Dunia 1982.

Spoiler for Nou Camp:


8. Old Trafford, Manchester, Inggris

Ini adalah salah satu stadion yang tak pernah luput dari huru-hara. Oleh sebab itu, jangan heran bila pada hari H pertandingan, aparat polisi mengelilingi seluruh penjuru stadion ini. Maklum saja, dari 68.000 tempat duduk yang tersedia, hanya 3.000 kursi yang disediakan untuk supporter lawan. Alhasil, mereka yang tak kebagian tempat duduk, banyak yang kecewa dan melampiaskannya dengan marah-marah. Jangan heran kalau MU selalu menang bila bertanding disini.

Spoiler for Old Trafford:


7. Estadio Santiago Bernabeu, Madrid, Spanyol

Real Madrid adalah satu dari kesebelasan sepakbola tertua di Eropa. Walau sudah terbentuk sejak 1902, tapi Real Madrid belum memiliki "kandang" sendiri sampai akhirnya lahir Stadion Chamartin 1924. Sayang, Chamartin hancur akibat perang sipil Spanyol, dan pemerintah setempat kemudian mendirikan Santiago Bernabeu di atas tanah tersebut pada 1947. Stadion ini menjadi tempat diselenggarakannya final Piala Dunia 1982. Kini, stadion ini sedang dimodifikasi dan diharapkan selesai pada 2005. Renovasinya dilakukan secara besar-besaran, tapi tak akan mengurangi keunikan dan sejarah yang telah dibuat.

Spoiler for Estadio Santiago Bernabeu:

Spoiler for Estadio Santiago Bernabeu:


6. Louis II, Monte Carlo, Monaco

Stadion yang dimaksud adalah versi baru dari Stadion Louis II, yang dulu dibangun 1937. Stadion ini adalah relokasi stadion itersebut, dan diresmikan pada 1985. Stadion yang memiliki arsitektur khas Monaco ini, memiliki kapasitas tempat duduk untuk 18.500 orang, dan merupakan salah satu stadion yang paling nyaman di Eropa.

Spoiler for Louis II:


5. Maracana, Rio De Janeiro, Brazil

Semua orang Brazil nampaknya menyuaki sepakbola. Tak heran bila parlemen setempat membuat stadion dengan kapasitas 125.000 kursi ini. sayang, tempat itupun nampaknya masih harus diperluas. Stadion yang sengaja dibangun untuk kepentingan Piala Dunia 1950 ini, kewalahan menampung 200.000 fans dua kesebelasan yang bertanding pada Piala Dunia 1950 disana. Stadion bersejarah ini menghabiskan AS$40 juta untuk biaya renovasi.

Spoiler for Maracana:


4. San Siro, Milan, Italia

Di Itali, orang tak bisa memisahkan San Siro dari sepakbola. Rumah kesebelasan Inter Milan dan AC Milan ini, adalah satu dari sedikit tempat di Itali untuk olahraga. Stadion ini memiliki kapasitas 80.000 kursi dengan penataan cahaya yang luar biasa cantiknya. Disana terdapat VIP lounge dan bar khusus penggemar fanatik setempat.


Spoiler for San Siro:


3. Stadio Olimpico, Rome, Italia

Italy suda dua kali menjadi penyelenggara Piala Dunia. Pertama, tahun 1934, Piala Dunia diselenggarakan di Stadio Del PFN, dan yang kedua, yakni final Piala Dunia 1990 di stadion ini. Stadion ini juga menjadi saksi sejarah gagalnya kesebelasan AS Roma meraih gengsi melalui finalti melawan Liverpool pada 1984. Pada Juni 2001, jutaan miliar dolar disuntikkan untuk renovasi stadion tersebut.

Spoiler for Stadio Olimpico:


2. Azadi, Teheran, Iran

Dari namanya, Anda mungkin mengira Iran bukan tempat yang ideal untuk berbulan madu, padahal negara ini memiliki banyak tempat yang indah, termasuk stadion yang mampu menampung 100.000 penonton. Stadion ini pernah digunakan untuk Asian Games 1974.

Spoiler for Azadi:


1. International Stadium Yokohama, Yokohama, Jepang

Tahun 2002 menjadi sejarah karena Piala Dunia, untuk pertama kali dilangsungkan di Asia, dan diselenggarakan oleh dua negara Asia sekaligus. Stadion yang dibangun dengan biaya 60 milar Yen ini mampu menampung 70.000 penonton. Keistimewaan stadion ini adalah diselimuti oleh rumput jepang yang hijau alami, yang dipelihara secara khusus. Stadion ini memiliki jaringan pipa air panas yang ditanam di bawahnya, atap yang bisa dibuka dan ditutup, dua layar raksasa, 824 lampu dan dilengkapi alat untuk mengurangi bayangan

Spoiler for International Stadium Yokohama:

Spoiler for International Stadium Yokohama:


==============================================

Tapi untuk ane,ini yang terbaik dari sisi atmosfir supporternya....

Spoiler for GBK:

Spoiler for GBK:


Semoga nanti pada leg kedua di Gelora Bung Karno, Indonesia bisa merayakan kemenangan sekaligus meraih trofi AFF Cup untuk yang pertama kalinya,amin3x....
bravo timnas Indonesia

http://www.kaskus.us/showthread.php?t=6373083

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More